Menu Utama
Utama
Info
Profile
Jaringan
Pencarian
Visi dan Misi
Galleri Foto
Kontak Kami
Karir
Jadwal Praktek Dokter
Hari Ini
 
Sat
Sep
2020
26
 
Waktu
 
Pelayanan
Medical Check Up
Utama arrow Info arrow Umum arrow Studi Sebut Pasien Corona dengan Gejala Pencernaan Lebih Berisiko Kritis
Studi Sebut Pasien Corona dengan Gejala Pencernaan Lebih Berisiko Kritis PDF Print E-mail
Jakarta -

Sebuah studi dalam American Journal of Gastroenterology menunjukkan pengidap Corona memiliki kemungkinan mengalami gejala pencernaan seperti diare. Para penelliti menganalisis data yang ditemukan dari 206 pasien Corona di Hubei, China, ada 48,5 persen di antaranya tiba di rumah sakit dengan keluhan gejala seperti diare, muntah, dan sakit perut.

"Data ini menekankan bahwa pasien dengan gejala pencernaan mungkin telah terinfeksi setelah kontak dengan pengidap Corona sebelumnya. Sehingga gejalanya perlu dicurigai meski tidak dibarengi dengan batuk, demam, dan sesak napas," tulis penelitian tersebut, dikutip dari The Sun pada Rabu (22/4/2020).

Penelitian ini juga menyebut kalau pasien Corona dengan gejala pencernaan lebih lama mengidap virus Corona COVID-19. Bahkan jika dibandingkan dengan pasien Corona yang memiliki gejala pernapasan.

"Dalam penelitian ini, pasien Corona COVID-19 dengan gejala pencernaan memiliki hasil klinis yang lebih buruk dan risiko kematian lebih tinggi dibandingkan orang yang tidak mengalami gejala pencernaan," ujar Brennan MR Spiegel dalam American Journal of Gastroenterology.

Karenanya, pasien Corona yang memiliki gejala pencernaan tetap perlu waspada. Kemungkinan beberapa pasien dengan gejala tersebut seiring waktu juga akan mengalami sakit, nyeri, hidung tersumbat, dan sakit tenggorokan ringan.