Hari Ini
 
Thu
Nov
2018
15
 
Menu Utama
Utama
Info
Profile
Jaringan
Pencarian
Visi dan Misi
Galleri Foto
Kontak Kami
Karir
Pelayanan
Medical Check Up
CornerAds By F-Cimag-In
Live Clock Module
 
Utama arrow Info arrow Tips arrow Bedah Permanen Atasi Telapak Tangan & Ketiak Berkeringat
Bedah Permanen Atasi Telapak Tangan & Ketiak Berkeringat PDF Print E-mail
 03 Nopember 2010

 

      SETIAP orang pasti mengalami berkeringat hampir setiap hari, khususnya setelah berolahraga. Namun ada sebagian orang yang tidak sedang berolahraga, tubuhnya kerap mengeluarkan keringat berlebih. Misalnya, telapak tangan dan ketiak yang bisa-bisa menyebabkan bau badan.

 

Contohnya Ari selalu malu dengan masalah ketiaknya. Ketiaknya selalu basah karena keringat yang berlebihan dan menodai pakaiannya, sehingga dia selalu harus memakai pakaian berwarna gelap. Mereka juga menghasilkan bau yang tak sedap, yang membuat dia malu. Dia berusaha keras untuk menghindari pesta kantor dan pertemuan.

 

Sementara Kevin, mengalami hal yang sedikit berbeda yaitu, wajahnya sangat cepat berubah merona merah, meskipun hanya dengan provokasi ringat, atau ketika di godai teman-temannya sedikitnya saja, wajahnya berubah merah. Pada awalnya, hal itu tidak terlalu mengganggu dia. Namun saat ia tumbuh dewasa, itu memberinya banyak masalah. Wajahnya akan berubah menjadi merah di pesta-pesta dan perempuan mencap dia pemalu. Merona pada saat ia berbicara dengan rekan bisnis, ini bikin dia lebih malu lagi!

 

Dr Lee Kheng Hin, konsultan ahli bedah saraf di Gleneagles Medical Centre, Singapura menjelaskan, telapak tangan berkeringat adalah kondisi umum yang terjadi di negara-negara Asia. Faktor genetik sering dikaitkan karena 20 persen dari pasien memiliki anggota keluarga lain yang juga terkena dampak.

 

“Telapak berkeringat menyebabkan banyak masalah psikologis dan sosial. Misalnya, seorang pengusaha akan merasa malu dan khawatir memberikan tangan yang dingin dan berkeringat ke calon mitra bisnis karena akan menimbulkan keraguan akan ketulusan. Supir mobil dan operator mesin berat mungkin mengalami masalah ketika kontrol terlepas dari tangan mereka. Di sisi lain, mereka yang bekerja dengan peralatan listrik dapat mengalami risiko sengatan listrik. Masalah kecil lainnya seperti, masalah dengan memainkan instrumen macam piano atau berpegangan tangan dengan pasangan. Ketiak yang bau keringat tidak cukup diselesaikan hanya dengan deodoran saja yang merupakan masalah besar. Penderita tidak hanya mengeluh masalah berhubungan dengan orang karena hal ini, tetapi juga menodai dan merusak pakaian yang bagus,” jelasnya.

 

Pembedahan Permanen Video Endoskopi Simpatektomi

 

Menurutnya, Video Endoskopi Simpatektomi atau metode minimal invasif yang baru, menggunakan kamera video miniatur dan hanya membutuhkan lubang kecil di setiap ketiak. Pada kasus sederhana, waktu operasi setiap sisinya berlangsung sekira 10 sampai 15 menit. Rasa nyeri dan bekas luka pascaoperasi hanya berlangsung selama satu hari tanpa membutuhkan perawatan intensif. Beberapa bahkan bisa pulang pada hari yang sama. Alhasil, biaya minimal. Beberapa pasien bahkan kembali bekerja pada hari yang sama pulang dari rumah sakit!

 

“Wajah dan ketiak yang berkeringat berlebihan juga dapat diatasi melalui Video Endoskopi Simpatektomi. Penelitian lokal telah 50 persen pasien telah menjalani perawatan ini untuk mengatasi keringat berlebihan pada kaki. Prosedur ini aman jika dilakukan oleh ahli bedah yang berpengalaman. Sebanyak 60 persen pasien mengalami berkeringat lebih di dada, perut atau punggung. Ini disebut kompensasi keringat dan tidak akan terlalu mengganggu pasien. Tidak jelas apakah kompensasi keringat adalah proses normal tubuh. Fenomena ini menjadi jelas setelah pasien dengan keringat berlebihan ditangani dan kemudian tidak mengalaminya lagi,” ulasnya.

 

Ada pula teknik yang dapat mengurangi kompensansi keringat di dada, perut dan punggung. Menurut Dr Lee Kheng Hin, ganglion dan rantai simpatik T4 dibakar untuk ketiak berkeringat dan bukannya T2 biasa dan ganglion dan rantai simpatik T3. Sayangnya, ada tingkat kegagalan dalam menghentikan telapak tangan berkeringat dan operasi ulang kadang-kadang harus dilakukan. Oleh karena itu, pasien meminta untuk metode standar, yang sejauh ini memberikan tingkat keberhasilan 100 persen.

 

“Teknologi dan teknik modern saat ini telah memberikan perbedaan cukup berarti dalam mengatasi telapak tangan berkeringat, wajah, ketiak, bau badan dan wajah merona,” ucapnya.

 

Wajah yang terlalu sering merona ketika malu bisa menjadi masalah besar pula. Teknik video endoskopi ini dapat pula dilakukan untuk mengatasi wajah merona berlebih yang memberikan hasil memuaskan.