Hari Ini
 
Thu
Nov
2018
15
 
Menu Utama
Utama
Info
Profile
Jaringan
Pencarian
Visi dan Misi
Galleri Foto
Kontak Kami
Karir
Pelayanan
Medical Check Up
CornerAds By F-Cimag-In
Live Clock Module
 
Utama arrow Info arrow Tips arrow ASI Eksklusif Tekan Biaya Berobat
ASI Eksklusif Tekan Biaya Berobat PDF Print E-mail

 15 April 2010

 

    SEKIRA 18 persen ibu di Australia ternyata masih memberikan ASI kepada bayi mereka sampai usia enam bulan. Ini menjadi bukti bahwa figur ibu sehat mengalami peningkatan di negeri kanguru tersebut.
 
Menurut temuan dari studi Amerika Serikat (AS) yang dipublikasikan baru-baru ini, peningkatkan persentase bayi yang disusui hingga enam bulan pertama benar-benar bisa menyelamatkan jiwa anak. Penelitian menunjukkan, kehidupan sebanyak 911 bayi di Amerika Serikat dapat diselamatkan setiap tahunnya jika persentase ibu menyusui selama enam bulan pertama usia bayi, meningkat dari sekitar 43 persen menjadi 90 persen.
 

 

Lebih lanjut, sebuah studi yang dilansir Sydney Morning Herald, Selasa (13/4/2010) mengungkap, peningkatan ibu menyusui juga menghemat biaya kesehatan sebesar USD13 miliar (sekira Rp117 triliun) dalam satu tahun. Hasil tersebut didapat setelah peneliti menganalisis biaya prevalensi dari 10 penyakit anak-anak pada umumnya dan biaya terkait langsung dengan pengobatan, serta biaya tidak langsung seperti kehilangan waktu kerja.
 
Kendati demikian, Melissa Bartick dari Harvard Medical School, mengatakan bahwa manfaat kesehatan yang berhubungan dengan menyusui masih sangat kurang dihargai. Padahal, World Health Organization (WHO) dan National Health and Medical Research Council merekomendasikan para ibu untuk memberikan ASI eksklusif pada enam bulan pertama usia bayi.
 
Penemuan yang dipublikasikan secara online dalam jurnal Pediatrics mengungkapkan bahwa ratusan bayi meninggal setiap tahunnya karena tidak diberikan ASI eksklusif. Selain itu, pengeluaran untuk biaya berobat jauh lebih mahal setiap tahun. Ini termasuk virus perut, infeksi telinga, asma, diabetes, sindrom kematian bayi mendadak, dan bahkan leukemia.
 
Dan yang dapat mencegah ini semakin berkembang adalah pemberian ASI. Dr Rod Hunt dari Royal Children's Hospital mengatakan bahwa menyusui terbukti bermanfaat untuk ibu dan anak